Apa itu Tajuk Rencana, Pojok, dan Karikatur?




Yang saya pahami mengenai tajuk rencana, pojok, dan karikatur.

1. Tajuk Rencana

Sering didapati kolom khusus betuliskan “Tajuk Rencana” ataupun “Tajuk” dalam suat kabar. Tajuk rancana merupakan tulisan pada surat kabar yang berisikan opini atau pandangan redaksi mengenai suatu peritiwa, ataupun isu pokok pada surat kabar tersebut. Tulisan tajuk berisikan sudut pandang, kritikan, saran opini redaksi terhadap permasalahan yang sedang hangat dan sedang menjadi berita utama pada saat surat kabar tersebut diterbitkan.

Tajuk rencana disebut juga editorial atau induk karangan. Karena tajuk rencana merupakan opini penulis atau redaksi, cara pandang dan opini dalam tajuk rencana antara satu surat kabar dengan surat kabar lainnya dapat berbeda juga belawanan.

Tajuk rencana memiliki judul, merupakan tulisan pendek, hanya dimuat di surat kabar, dan menggunakan gaya Bahasa yang formal. Tajuk rencana dimaksudkan untuk memberikan pandangan redaksi kepada masyarakat juga pemerintah yang bermaksud untuk mengajak masyarakat tertarik dengan isu yang sedang diperbincangkan. Dalam isinya juga, beberapa tajuk rencana pro pemerintah dan beberapa pro masyarakat tergantun dari surat kabar masing-masing.

Meskipun tajuk rencana berisikan opini redaksi, tetap harus ditulis berdasarkan fakta, apa adanya, dan bersifat objektif. Penulis juga harus jujur dan mampu menganalisis isu yang sedang berkembang serta dapat memberikan solusi. Materi tajuk juga bersifat menghibur dan seringkali diselingi dengan lelucon.

Tajuk rencana memiliki peran yang penting dalam surat kabar. Karena berisikan opini redaksi, tauk rencana menjadi sarana untuk berdemokrasi. Masyarakat jadi mengetahui pendapat pers terhadap suatu peristiwa yang dikutip dalam tajuk rencana tersebut.

Tajuk rencana memiliki empat fungsi. Yang pertama yaitu menjelaskan sebuah berita. Jika penulis memilih fungsi tersebut, maka isi tajuk akan bergaya seperti menggurui karena bersifat menjelaskan suatu berita kepada pembaca. Fungsi kedua yaitu mengisi latar belakang yang dimana di dalam tajuk akan diberikan suatu kaitan berita atau peristiwa dengan kasus lainnya, sehingga gayanya seperti memberikan wawasan kepada pembaca.

Lalu fungsi ketiga yaitu meramalkan masa depan, dengan harapan pembaca dapat bersiap-siap untuk masa yang akan datang. Dan fungsi yang terakhir yaitu meneruskan suatu penilaian moral atau dapat juga dikatakan mengkritisi sebuah peristiwa, baik itu masyarakat, pemerintah atau pihak lain yang dikritisi.


2. Pojok

Pojok merupakan bagian dari sejarah Indonesia yang pertama kali di buat di surat kabar Kaoem Moeda berjudul Iseng-Iseng yang ditulis oleh Keok.

Disebut Pojok karena diletakkan di pojok sebuah halaman. Posisi Pojok berada dalam satu halaman dengan tajuk rencana, rubrik opini dan surat pembaca. Pojok pada umumnya terdiri dari dua kalimat singkat, yakni satu kalimat berita satunya lagi kalimat tanggapan atau sentilan. Namanya saja kalimat sentilan, tentu kalimat tersebut sifatnya menyentil berbagai kebijakan, perilaku tokoh dan sebagainya. Sentilan itu bisa jadi sedikit membuat malu tokoh yang merasa disentil. Dibutuhkan kreativitas yang tinggi untuk berhasil menemukan sebuah kalimat yang nyentil di samping untuk melihat apa yang mau disentil.


3. Karikatur

Sama seperti tajuk dan pojok, karikatur juga berisi tentang opini redaksi. Namun yang

membedakan karikutur dengan semuanya adalah bahwa karikatur merupakan sindiran berbentuk gambar atau gambar karikatur. Tepatnya, gambar kartun yang memiripkan subjeknya dengan gaya satiris atau menyindir dan mengolok-olok. Karikatur juga biasa disebut kartun-editorial, untuk membedakannya dengan kartun yang tidak dimuat di halaman editorial atau halaman opini dalam surat kabar. Karikatur dan kartun pada dasarnya sama, yaitu gambar yang sama-sama memiripkan subjeknya dengan satiris atau mnyindir, tetapi kartun biasanya terdiri dari beberapa gambar dan bercerita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kekhasan Dua Varietas Umum Kopi

Masih Melekatnya Jiwa Muda