Kekhasan Dua Varietas Umum Kopi





Kopi merupakan minuman yang berasal dari biji kopi yang telah diolah sedemikian rupa dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi telah menjadi minuman populer sejak zaman penjajahan Belanda dan sangat umum bagi para penggemar kopi untuk menikmatinya setiap hari.

Semakin berkembangnya zaman, selain manjadi minuman berenergi tinggi dan penghilang rasa kantuk, kopi juga banyak digunakan untuk hal-hal lainnya, seperti penghilang bau ruangan, sebagai masker kecantikan, penetralisir indera penciuman, bahan masakan, bahkan coffee painting atau melukis dengan menggunakan bubuk kopi.

Indonesia adalah penghasil kopi berkualitas terbaik nomor dua juga merupakan salah satu produsen dan eksportir terbesar di dunia. Hampir setiap daerah di indonesia memiliki biji kopinya masing-masing. Ariobimo Faturrahman, seorang barista di salah satu kafe Depok mengatakan, “Rasa tiap bijinya punya khasnya sendiri-sendiri. Bisa macam-macam itu karena faktor geografis, iklim, ketinggian, dan tanah tempat ditanamnya pohon kopi tersebut.”

Terdapat dua varietas kopi yang dikenal secara umum, yaitu Kopi Arabika dan Kopi Robusta. Keduanya memiliki perbedaan dan ciri khasnya masing-masing. Dilansir dari http://www.kabarkopi.com/perbedaan-robusta-arabika, meskipun kedua jenis kopi ini sama-sama merupakan kopi yang paling banyak dikonsumsi, ternyata kopi robusta dan arabika mempunyai beberapa perbedaan yang sangat signifikan. Apa saja perbedaan dan ciri khasnya? Berikut penjelasan dari saya:
  • Kopi Arabika
Pohonnya tumbuh di dataran yang lebih tinggi daripada jenis kopi robusta, sekitar 800-200 meter di atas pemukaan laut. Tanamannya memerlukan lebih banyak perhatian khusus serta harus ditanam di daerah yang dingin juga memerlukan kelembaban, tanah yang subur, dan sinar matahari yang cukup. Oleh karena itu, biji kopi arabika sangat rentan diserang hama dan mudah rusak apabila tidak ditangani dengan baik.

Kopi jenis ini pada umumnya dianggap sebagai kopi berkualitas tinggi. Disamping rasanya yang pahit, kopi arabika terasa lebih asam daripada kopi robusta, yang menandakan bahwa kopi arabika memang mempunyai kualitas tinggi.

Beberapa jenis kopi arabika asli Indonesia yang terkenal di antaranya adalah Gayo dari Aceh, Wamena dari Papua, dan Toraja dari Tanah Toraja.



  • Kopi Robusta
Pohon robusta tumbuh di dataran yang lebih rendah, sekitar 200-800 meter di atas permukaan laut. Dapat ditanam lebih mudah daripada kopi arabika karena megandung kadar kafein relatif lebih tinggi sehingga bermanfaat sebagai perlindungan tanaman dari hama.

Rasa dari kopi robusta tidak senikmat arabika yang disebabkan kadar kafein tinggi membawa rasa pahit yang dapat menurunkan kenikmatan kopi robusta. Kadar kafein yang tinggi juga berpengaruh terhadap rasa kopi robusta yang lebih kuat dan tajam dibandingkan dengan kopi arabika. Bahkan kopi robusta memiliki kadar kafein dua kali lebih banyak daripada arabika, yaitu 2.2% sedangkan kadar kafein kopi arabika hanya 1.2%.

Tanaman kopi robusta juga mengeluarkan biaya lebih sedikit dalam perawatannya dan dapat mengasilkan biji kopi lebih banyak tanpa memerlukan perawatan khusus. Salah satu jenis kopi robusta yang berasal dari Indonesia adalah Tanggamus dari Provinsi Lampung.

Demikian informasi singkat mengenai dua varietas umum kopi yang patut Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Tajuk Rencana, Pojok, dan Karikatur?

Masih Melekatnya Jiwa Muda