Postingan

Apa itu Tajuk Rencana, Pojok, dan Karikatur?

Yang saya pahami mengenai tajuk rencana, pojok, dan karikatur. 1. Tajuk Rencana Sering didapati kolom khusus betuliskan “Tajuk Rencana” ataupun “Tajuk” dalam suat kabar. Tajuk rancana merupakan tulisan pada surat kabar yang berisikan opini atau pandangan redaksi mengenai suatu peritiwa, ataupun isu pokok pada surat kabar tersebut. Tulisan tajuk berisikan sudut pandang, kritikan, saran opini redaksi terhadap permasalahan yang sedang hangat dan sedang menjadi berita utama pada saat surat kabar tersebut diterbitkan. Tajuk rencana disebut juga editorial atau induk karangan. Karena tajuk rencana merupakan opini penulis atau redaksi, cara pandang dan opini dalam tajuk rencana antara satu surat kabar dengan surat kabar lainnya dapat berbeda juga belawanan. Tajuk rencana memiliki judul, merupakan tulisan pendek, hanya dimuat di surat kabar, dan menggunakan gaya Bahasa yang formal. Tajuk rencana dimaksudkan untuk memberikan pandangan redaksi kepada masyarakat juga pemerintah yang bermaksu...

Duka Rohingya Menjadi Etnis Paling Tertindas

Gambar
Seorang wanita yang melarikan diri dari operasi militer di Myanmar, turun dari kapal di Bangladesh. Sumber: http://www.newsweek.com/why-myanmar-hates-rohingya-665883        Hidup damai dan tentram merupakan hak seluruh umat manusia. Terlebih untuk suatu negara yang memiliki etnis beragam, kedua hal tersebut dibutuhkan antar etnis agar dapat hidup berdampingan satu sama lain dan membentuk negara yang satu. Namun bagaimana jika terdapat suatu etnis yang tidak dianggap dan diasingkan hingga terjadi penindasan terhadap etnis tersebut?         Begitu lah yang terjadi terhadap Rohingya di Rakhine, Myanmar. Jumlah mereka yang bayak melebihi satu juta orang namun bukan kaum mayoritas harus menerima tindakan penindasan dari kaum mayoritas Rakhine karena konflik ekonomi juga budaya di sana. Kelompok mayoritas merasa terdiskriminasi secara budaya juga merasa tereksploitasi secara ekonomi dan disingkirkan secara politis oleh...

Penampilan Teater Bertajuk Pesta Maling

Gambar
Selasa (24/05/16) – Diadakan sebuah pentas teater oleh sebuah kelompok seni profesional bernama Tjelah Teater betempat di Teater Besar Taman Ismail Marzuki yang bertajuk Pesta Maling. Tjelah Teater adalah sebuah kelompok seni profesional yang pemainnya banyak terlibat dalam pementasan teater baik di dalam maupun di luar negri Penampilan tersebut diproduksi oleh James Ibrahim dan disutradarai oleh Bambang Iswoto atau bisa dipanggil Bis. Ia mulai masuk ke dunia teater sejak tahun 1971 dengan mengikuti sebuah acara Perkemahan Kamu Urakan di Pantai Parang Tritis Jogjakarta yang digagas dan diorganisir oleh WS Rendra. Sejak itu Ia memulai hobinya di dunia teater dan seni, seperti menulis juga Ia tekuni. Ia juga pernah bekeliling Indonesia untuk menampilkan drama topeng. Pada awalnya pertunjukan tersebut tidak dinamakan Pesta Maling melainkan Pesta Pencuri, karena hasil refisi dan pemikiran yang lebih dalam dipilihlah tajuk Pesta Maling. Menurut Bambang Iswono atau Bis...

Masih Melekatnya Jiwa Muda

Dikala usianya yang sudah tua tak membuatnya mengeluh, segala yang dilakukannya sejak dulu tak berubah. Usia bukan menjadi alasannya. Kaki yang mulai lemah untuk dibawa beribadah namun semangat selalu membara pada dirinya, tangan yang bergetar masih Ia gunakan untuk membuatkan hidangan sedap. Dini hari, setiap hari, kulihat ia mendekatkan diri kepada yang maha kuasa dan mengadukan keluh kesahnya, memanjatkan permohonan yang sama setiap harinya untuk suami tercinta yang sangat Ia rindukan. Tak lupa denganku yang tidur di ruang yang sama, ia bangunkan untuk beribadah. Meneguk segelas susu hangat selalu menjadi pilihannya untuk mengawali hari agar terasa lebih bersemangat. Bersegera membasuh badan disaat seisi rumah masih tertidur pulas. Bersiap pergi dan memakai sepatu untuk menjaga kebugaran tubuhnya berjalan ke lapangan dekat rumah. Menjadi instruktur senam adalah hal yang beliau lakukan secara rutin hampir setiap hari agar tubuhnya tetap terjaga dari penyakit usia lanjut. Ber...

Terang Ramai Gelap Sepi

Sisa-sisa langit surya mewarnai petang disertai hawa gelap malam perlahan muncul, tiba waktunya manusia menyelesaikan pekerjaannya dan bergegas pulang untuk beristirahat. Seluruh pedagang di pasar tradisional Cibubur hendak menutup tokonya. Bukan pasar yang kumuh, tanpa bau pasar-pasar pada umumnya, namun bukan pula pasar modern. Sebuah bangunan seperti gedung tua yang tetap hidup masih kokoh untuk digunakan masyarakat sekitar untuk melakukan transaksi jual beli. Kuberjalan sedikit mendaki memasuki wilayah pasar, terlihat di kanan kiri masih ada pedagang yang tersisa menjual dagangannya menunggu ada pengunjung menghampiri untuk membeli dagangannya. Lahan yang cukup luas di depan bangunan tersebut mulai sepi pedagang juga kendaraan parkir. Plastik penutup mulai direntangkan di atas barang dagangan, suara pintu-pintu besi yang ditarik dari sebelah atas toko terdengar dari berbagai celah koridor tanda para pedagang hendak meninggalkan tokonya. Setiap hari, pasar ini tidak pernah ke...

Bersenang-Senang Kemudian

Gambar
          Manusia melakukan aktifitas setiap harinya, untuk mencari nafkah atau dalam proses menuju jenjang tersebut. Rutinitas ataupun hal baru yang dilakukan, akan selalu ada batas jenuh seorang manusia untuk menjalankannya. Di situlah yang namanya liburan dibutuhkan. Jenuh, penat, stres yang lumayan memberatkan otak untuk berpikir mulai merasuk. Deadline tugas membuat majalah kelompok hanya dua pekan tersisa. Ujian akhir semester pun ikut menghantui pikiran. Melihat ke depan dan terbayang tentang liburan, aku akan pergi berlibur dalam waktu dekat. Pekan depan, hari jumat, aku dan keluarga akan pergi berlibur ke luar pulau selama 9 hari, itu berarti satu pekan sebelum ujian akhir semester, kolom kehadiranku akan terisi kosong. Mengingat hari, syukurlah, hari senin depan hari libur nasional, jadi absen kosongku berkurang satu hari. Tetapi sudah seharusnya ku kebut selesaikan tugas-tugas yang sudah kuabaikan selama ini, aku hanya punya wa...

Prolog Travel Blog

Apakah Anda hobi traveling? Atau mungkin hiking? Yup, you came to the right path here and welcome to my very first travel blog! Sooo, a moment ago I went hiking. But first thing first, before I started to tell my journey, I’d like to tell you guys why I did this (hiking). Badan saya kurus, lemah hampir tak berdaya, tapi berani-beraninya hiking. Pada dasarnya saya memang suka traveling, entah itu bersama keluarga ataupun teman. Menikmati udara segar, memandang panorama yng indah, mendengarkan musik alam, rasanya semua beban pikiran seakan-akan mendadak hilang, kecuali kalau masih dikejar deadline tugas cuma berlaku untuk sebentar (rekomendasi dari saya kelarin dulu deh tugasnya sebelum pergi). Terlebih saya lebih menyukai pegunungan dibandingkan dengan pantai atau lautan. Suatu hari pada beberapa tahun yang lalu, saya menonton film berjudul “Everest”. Ya sesuai dengan namanya, film itu menceritakan tentang pengalaman sekelompok orang yang mendaki gunung Everest dan based on true story....